Bisa Mencegah Kecelakaan, Ini Tips yang Bisa Dilakukan Sopir Truk

Bisa Mencegah Kecelakaan, Ini Tips yang Bisa Dilakukan Sopir Truk

Kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar seperti truk cukup banyak dijumpai. Baik kecelakaan tunggal maupun kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan lainnya. 
Ada beberapa faktor yang menyebabkan kecelakaan truk ini. Yang pertama adalah faktor manusia, kemudian faktor kendaraan dan yang terakhir adalah faktor geometri jalan.

Kecelakaan yang disebabkan oleh manusia umumnya berakar dari manusia itu sendiri. Termasuk bagaimana gaya berkendara, kecakapan dan pengetahuan mengenai kendaraan terhadap dimensi kendaraan tersebut hingga manajemen waktu untuk beristirahat. Hal ini yang sering disebut  sebagai kelalaian manusia.

Baca juga: UD Mobile Service Solusi Lengkap Perbaikan dan Perawatan Truk di Tempat Pelanggan

Faktor yang kedua adalah faktor kendaraan, baik berupa ketidaklengkapan dokumen dan surat – surat atau faktor kondisi bodi atau mesin truk yang kurang layak. 

Dan yang terakhir adalah faktor geometri jalan. Banyak kecelakaan yang terjadi karena berbagai medan jalan menantang yang dilewati oleh truk besar, maupun kondisi jalan yang berlubang atau tidak layak. Kecelakaan rem blong sangat umum terjadi di medan jalan menurun maupun menanjak.

Dalam artikel ini kami akan membahas berbagai tips yang bisa dilakukan para pengemudi truk agar tetap aman berkendara sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan.

Periksa Komponen Truk Sebelum Beroperasi

mengganti oli

Sebelum melakukan perjalanan, sebaiknya pengemudi truk memeriksa berbagai komponen yang krusial seperti pengereman dan ban. Apabila diketahui rem tidak berfungsi dengan maksimal sebelum beroperasi, sebaiknya dilakukan perbaikan terlebih dahulu supaya kecelakaan akibat rem blong dapat dihindari.

Baca juga: Semakin Mudah, Kini AdBlue Sudah Tersedia di 121 Outlet Seluruh Indonesia

Untuk truk dengan rem angin maka pengemudi harus melakukan air brake check). Perhatikan pula slack adjuster di chamber untuk memastikan keseimbangan celah kerenggangan kanvas rem dengan tromol. 

Agar kemampuan rem tidak berkurang, sebaiknya pengemudi melakukan pembuangan angin dari air tank sebelum menghidupkan mesin. Hal ini dilakukan untuk mencegah udara yang ada di tangki menjadi air di pagi hari yang dapat mengurangi kemampuan pengereman.

Setelah itu periksa kembali bagian rem untuk mengetahui adanya kebocoran atau tidak. Setelah menyalakan mesin selama satu menit seharusnya udara di tangki sudah terisi. Maka sebelum jalan, periksa dengan menginjak pedal rem untuk memastikannya berfungsi dengan baik.

Baca juga: Sejarah Terciptanya Mesin Diesel Pertama UD Trucks yang Ada Saat Ini

Selanjutnya periksalah bagian ban. Pastikan seluruh ban dalam kondisi prima dengan tekanan udara yang sesuai. Perhatikan apakah ada benda asing yang menancap atau tidak dan perhatikan kondisi ban secara visual apakah masih layak pakai atau tidak.

Periksa juga kelayakan ban cadangan, kaki-kaki dan mur pada roda ban. Bila ditemukan ketidaklayakan dapat segera diganti atau diperbaiki sebelum memulai perjalanan.

Apabila ban sudah licin dan menipis, maka resiko terjadinya kecelakaan sangat besar potensinya. Karena ban dapat menjadi cepat panas akibat gesekan sehingga menyebabkan ban meledak.

Baca juga: Kelebihan Teknologi SCR pada Unit UD Trucks: Pengendalian Emisi yang Efisien

Ban meledak tidak hanya membahayakan truk namun juga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya yang melintas di sekitarnya. Oleh karenanya melakukan pengecekan terhadap komponen truk sebelum beroperasi sangat penting demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Berkendaralah dengan Aman

sopir truk

Sebelum mulai berkendara pastikan Anda memasang sabuk pengaman dengan benar. Pastikan pula bahwa tubuh Anda dalam kondisi prima dan cukup istirahat untuk mengemudikan truk sesuai dengan tugas Anda.

Pastikan untuk selalu memandang jauh ke depan dan menjaga jarak dengan kendaraan lain sebagai tindakan preventif dari kecelakaan mendadak.

Pastikan pula untuk memberikan tanda dengan benar sebelum Anda melakukan manuver atau berbelok agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

Baca juga: Emisi Rendah, Nyaman, Aman: Big Thumb Membuka Jalan ke Era Baru

Selanjutnya, sebagai pengemudi truk Anda harus senantiasa waspada dengan kendaraan di sekeliling truk Anda. Selain fokus untuk melihat jalan kedepan, pastikan untuk membagi pandangan ke sisi truk Anda agar menghindari kecelakaan akibat blind spots.

Berkendaralah dengan aman dan tingkatkan terus kemampuan Anda dalam memahami truk yang Anda kendarai. Pastikan untuk mengenali medan jalan dengan baik agar Anda dapat mengatur akselerasi dan pengereman yang tepat untuk menghindari kecelakaan.